{"id":379,"date":"2019-10-21T00:07:06","date_gmt":"2019-10-21T00:07:06","guid":{"rendered":"http:\/\/penerbit.org\/?p=379"},"modified":"2019-10-21T00:07:07","modified_gmt":"2019-10-21T00:07:07","slug":"pembinaan-perguruan-tinggi-keagamaan-hindu-swasta-oleh-institut-hindu-dharma-negeri-denpasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/2019\/10\/21\/pembinaan-perguruan-tinggi-keagamaan-hindu-swasta-oleh-institut-hindu-dharma-negeri-denpasar\/","title":{"rendered":"Pembinaan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Swasta Oleh Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, 19 Oktober 2019<\/p>\n\n\n\n<p>Mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik dan bermutu pada era\nrevolusi industri 4.0 sangatlah berat, menuntut perubahan mendasar baik pada\ndosen, pegawai, mahasiswa maupun stakeholder lainnya. Sekolah Tinggi Agama\nHindu Dharma Nusantara Jakarta menyadari betul berbagai tantangan tersebut,\nsehingga secara berkesinambungan melaksanakan berbagai kegiatan akademik maupun\nnon akademik. Kegiatan Pembinaan PTKHS oleh Institut Hindu Dharma Negeri\nDenpasar di Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta menjadi salah\nsatunya. Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan pada hari sabtu, 19 Oktober 2019\nbertempat dikampus setempat Jalan Jatiwaringin Jakarta Timur.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut ketua panitia, Dr. Kadek Hemamalini, M.Fil.H., M.Si pelaksanaan pembinaan ini untuk menjadikan kualitas perguruan tinggi kita lebih baik lagi \u00a0dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini tentunya juga ditunjang dengan \u00a0pelaksanaan mutu internal baik penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian dan peningkatan atau yang sering disebut PPEPP.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00a0Secara operasional, kegiatan ini dijabarkan dalam bentuk pembinaan yang dilakukan secara berkala terkait dengan peningkatan produktivitas, relevansi dan kualitas pendidikan tinggi yang diarahkan kepada peningkatan kontribusi, kualitas, dan relevansi pedoman tri dharma perguruan tinggi yang berfokus pada aspek-aspek: (1) dosen dan tenaga kependidikan, (2) akreditasi program studi, (3) jurnal penelitian berbasis sosioreligius di era digital. <\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan pembinaan ini akan diikuti oleh kurang lebih 50\norang peserta belum termasuk panitia pelaksana, yang terdiri dari Unsur Dosen, Alumni, Mahasiswa, dan Tenaga\nKependidikan dengan menghadirkan tiga orang Pembicara (nara sumber) yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol><li>Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si tema\nmaterinya Dosen dan&nbsp; tenaga Kependidikan<\/li><li>Prof. Dr. Dra. Relin DE., M.Ag tema materinya;\nAkreditasi Prodi<\/li><li>Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H tema materinya:\nJurnal Penelitian Berbasis Sosioreligius di Era Digital<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>dengan moderator pada bidang keahliannya, yakni: Dr. I Gusti Ayu Ketut Kurniasari, S.IP., M.Si.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu narasumber, Dr. I\nKetut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H. dalam pemaparannya menekankan perlunya sikap\naktif semua akademisi perguruan tinggi dalam melakukan publikasi ilmiah.\nMemperhatikan rujukan dalam jurnal ilmiah menjadi penting untuk menghindari\nadanya plagiarisme dalam penyusunan. Jejaring internasional yang dapat\nterbangun bisa terjadi apabila jurnal ilmiah banyak dijadikan sumber referensi\ndan juga dikutip dalam jurnal ilmiah peneliti lain. Bahkan semakin banyak\njurnal ilmiah tersebut dikutip oleh peneliti lain, akan semakin tinggi juga\nreputasi dosen sebagai akademisi. \u201cHal itu menjadi penting terutama untuk\nmeningkatkan reputasi sebagai dosen,\u201d ungkap pria yang menjabat sebagai Ketua\nLembaga Penjaminan Mutu IHDN Denpasar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 19 Oktober 2019 Mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik dan bermutu pada era revolusi industri 4.0 sangatlah berat, menuntut perubahan mendasar baik pada dosen, pegawai, mahasiswa maupun stakeholder lainnya. Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta menyadari betul berbagai tantangan tersebut, sehingga secara berkesinambungan melaksanakan berbagai kegiatan akademik maupun non akademik. Kegiatan Pembinaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":380,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379"}],"collection":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=379"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":381,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379\/revisions\/381"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}