{"id":323,"date":"2019-10-08T00:37:51","date_gmt":"2019-10-08T00:37:51","guid":{"rendered":"http:\/\/penerbit.org\/?p=323"},"modified":"2019-10-11T00:19:31","modified_gmt":"2019-10-11T00:19:31","slug":"dibawah-kepemimpinan-i-ketut-sudarsana-lpm-ihdn-denpasar-gelar-audit-mutu-internal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/2019\/10\/08\/dibawah-kepemimpinan-i-ketut-sudarsana-lpm-ihdn-denpasar-gelar-audit-mutu-internal\/","title":{"rendered":"LPM IHDN Denpasar Gelar Audit Mutu Internal"},"content":{"rendered":"\n<p>Guna menggenjot mutu institusi,\nLembaga Penjaminan Mutu Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar (IHDN Denpasar)\ngelar Audit Internal Mutu (AMI) yang dilaksanakan pada Jumat, 4 Oktober hingga\nSelasa, 8 Oktober 2019. Kegiatan ini sangat penting untuk mencari ruang-ruang\npeningkatan kualitas. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketua LPM Dr. I Ketut Sudarsana,\nS.Ag., M.Pd.H mengatakan AMI merupakan &nbsp;implementasi\ndari sistem penjaminan mutu internal dimana dalam kebijakannya menggunakan pola\nPPEPP, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan. AMI\nsendiri merupakan evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk mengetahui\nkesesuaian antara penetapan dengan pelaksanaan, termasuk untuk mengetahui\npenyebab-penyebab ketidaksesuaian. Dikatakannya, kegiatan ini dilakukan secara\nberkala guna mengukur kesesuaian dan memberikan gambaran mutu IHDN Denpasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Rektor IHDN Denpasar yang diwakili\nWakil Rektor Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan\nKeuangan&nbsp; Dr. Drs. I Nengah\nLestawi, M.Si menegaskan bahwa Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi merupakan\nkegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berencana\ndan berkelanjutan. Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai prosedur dan\nhasilnya telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk mencapai\ntujuan institusi. Dikatakan Lestawi, masih banyak tugas yang harus dilakukan\nguna meningkatkan mutu IHDN Denpasar, diantaranya sarana dan prasarana\nPendidikan serta upaya untuk terus meningkatkan SDM Dosen. Dikatakannya, hasil\naudit juga sangat penting sebagai dokumen untuk akreditasi pada berbagai\ntingkatan mulai dari Prodi hingga tingkat akreditasi institusi.\u201dSelama ini\nmasih ada keluhan akan sarana dan prasana seperti LCD dan juga kedepan\ndiperlukan upaya peningkatan kualitas pengajaran dosen,\u201d tegasnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Pusat Audit\ndan Pengendalian Mutu Dr. I Made Arsa Wiguna, M.Pd.H menegaskan audit yang\ndilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar eksternal. Audit\nini dilaksanakan secara berkala dan untuk saat ini dilaksanakan di Fakultas\nDharma Acarya yang merupakan penyangga utama dari IHDN Denpasar. Diharapkan\naudit ini memberikan gambaran nyata tentang kondisi dan mutu guna mendapatkan poin-poin\nyang harus ditingkatkan. Temuan-temuan dalam audit ini selanjutnya akan ditindaklanjuti.\nDikatakannya, audit dilakukan oleh sejumlah auditor terlatih yang dimiliki oleh\nIHDN. Selain itu, ditegaskan bahwa ujuan Audit mutu internal bukan untuk\nmencari-cari kesalahan pihak teraudit, namun untuk mencocokan kesesuaian antara\nstandar pendidikan tinggi yang ditetapkan dengan kenyataannya di lapangan, dan\ndimaksudkan pula untuk mencari peluang-peluang bagi peningkatan mutu internal\nmasing-masing program studi. \u201cDengan audit yang matang, maka mutu sebuah\ninstitusi dapat terjamin. Sebuah harapan Bersama agar IHDN terus meningkatkan\nmutu dan terdepan dalam mutu,\u201d ujarnya. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guna menggenjot mutu institusi, Lembaga Penjaminan Mutu Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar (IHDN Denpasar) gelar Audit Internal Mutu (AMI) yang dilaksanakan pada Jumat, 4 Oktober hingga Selasa, 8 Oktober 2019. Kegiatan ini sangat penting untuk mencari ruang-ruang peningkatan kualitas. Ketua LPM Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H mengatakan AMI merupakan &nbsp;implementasi dari sistem penjaminan mutu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":324,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/323"}],"collection":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=323"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/323\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":341,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/323\/revisions\/341"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/324"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}