{"id":297,"date":"2019-09-25T06:26:11","date_gmt":"2019-09-25T06:26:11","guid":{"rendered":"http:\/\/penerbit.org\/?p=297"},"modified":"2019-09-25T06:26:12","modified_gmt":"2019-09-25T06:26:12","slug":"dosen-ihdn-denpasar-sampaikan-materi-kerukunan-di-uin-suska-riau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/2019\/09\/25\/dosen-ihdn-denpasar-sampaikan-materi-kerukunan-di-uin-suska-riau\/","title":{"rendered":"Dosen IHDN Denpasar Sampaikan Materi Kerukunan di UIN Suska Riau"},"content":{"rendered":"\n<p>Pekanbaru (9\/9 2019)<\/p>\n\n\n\n<p>Indonesia saat ini tengah  terguncang dengan banyaknya aksi demontrasi yang berujung kekerasan  bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).\u00a0Kasus  terakhir adalah kerusuhan yang terjadi dibumi cendrawasih, Provinsi  Papua dan Provinsi Papua Barat yang didahului oleh ucapan rarisme dari  sekelompok orang yang mengepung asrama mahasiswa di Surabaya.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>Makin masifnya ujaran kebencian bernuansa SARA ini menjadi keprihatinan semua pihak, salah satunya adalah dosen Institut <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/tag\/hindu\">Hindu<\/a> Dharma Negeri Denpasar, Dr. <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/tag\/i-ketut-sudarsana\">I Ketut Sudarsana<\/a>, S.Ag., M.Pd.H.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/assets.kompasiana.com\/items\/album\/2019\/09\/09\/whatsapp-image-2019-09-09-at-17-13-58-5d7664b10d82306ce90e1fe2.jpeg?t=o&amp;v=555\" alt=\"Foto Arsip Kegiatan\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam materinya pada seminar bertajuk kerukunanan umat beragama perspektif <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/tag\/islam\">Islam<\/a>  dan Hindu, \u00a0Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H. menyampaikan  bagaimana Hindu memandang seluruh manusia sebagai saudara, Hindu  merupakan agama yang damai.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dalam susastra Hindu termuat \nkalimat Vasudhaiva Kutumbakam yang mengandung makna bahwa semua manusia,\n apapun agama dan keyakinannya adalah saudara, sehingga hal ini \nmemberikan pondasi agar menjauhi segala konflik&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/assets.kompasiana.com\/items\/album\/2019\/09\/09\/whatsapp-image-2019-09-09-at-17-13-57-5d766564097f360dbf658ef2.jpeg?t=o&amp;v=555\" alt=\"Foto Arsip Kegiatan\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seminar sendiri diselenggarakan oleh Program Studi  Agama-Agama Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif  Kasim Riau pada hari Senin, 9 September 2019 bertempat di aula kampus  setempat dengan peserta 130 orang.\u00a0 Hadir dalam acara tersebut  Wakil Rektor 1 UIN Suska Riau Dr. H. Suryan A Jamrah, M.A. bersama Dekan  Fakultas Ushuluddin, Ketua Program Studi dan seluruh dosen-dosen  Program Studi Agama-Agama.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekanbaru (9\/9 2019) Indonesia saat ini tengah terguncang dengan banyaknya aksi demontrasi yang berujung kekerasan bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).\u00a0Kasus terakhir adalah kerusuhan yang terjadi dibumi cendrawasih, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yang didahului oleh ucapan rarisme dari sekelompok orang yang mengepung asrama mahasiswa di Surabaya.\u00a0 Makin masifnya ujaran kebencian bernuansa SARA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297"}],"collection":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=297"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":299,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297\/revisions\/299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penerbit.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}